Kamis, 12 Januari 2012

IMB (Izin Mendirikan Bangunan)

Apa itu IMB ?

  • Izin yang diberikan oleh pemerintah untuk membangun, merenovasi, atau merubah bangunan gedung.
  • Untuk memeriksa apakah sebuah bangunan yang akan dibangun sesuai dengan persyaratan administrasi, teknis, dan peraturan perundangan tentang bangunan gedung.
Mengapa IMB dibutuhkan ?
Untuk melindungi pemilik bangunan dalam perencanaan dan   pelaksanaan konstruksi, serta perencanaan kota.
Disamping itu pula, IMB dapat dijadikan agunan untuk permintaan pinjaman uang (kredit) di bank.

Mengapa bangunan harus diperiksa ?
Untuk menjamin keamanan konstruksi, kelayakkan sanitasi dan lingkungannya sebelum, saat, dan sesudah pembangunan berdasarkan IMB yang diberikan.

Kapan permohonan IMB diajukan ?
Bagi yang akan membangun bangunan baru, permohonan diajukan sebelum pelaksanaan pembangunan konstruksi.
Namun, bagi bangunan yang sudah terbangun, dapat pula mengajukan permohonan IMB

Apa saja syarat permohonan IMB ?

1. Fotocopy Sertifikat Tanah/Akte Jual Beli/dokumen setara
    (asli ditunjukkan)  
2. Fotocopy KTP (sesuai nama disertifikat) 
3. Gambar bangunan (Denah, Tampak, Potongan), disiapkan 
    pemohon --> (lihat contoh) 

4. Surat Permohonan IMB (ambil di BP2T) 
5. Gambar sketsa bangunan --> (agar mudah pertugas menemukan lokasi bangunan saat turun survei)

Kecepatan proses IMB sangat ditentukan oleh ketepatan gambar bangunan dan pelunasan retribusi


Persyaratan untuk bangunan rumah ibadah
  • Selain persayaratan utama, khusus bangunan rumah ibadah harus mendapat rekomendasi dari Kantor Departemen Agama tentang status organisasi keagamaan dan persetujuan tertulis sekurang-kurangnya 60% pemilik bangunan disekitar lokasi yang dimaksud dengan radius 100 (seratus) meter dari rumah ibadah ;
Bangunan rumah ibadah tidak dikenakan retribusi !


Bangunan untuk Usaha / Kegiatan
    Dibutuhkan persyaratan tambahan ;
  • Kajian Lingkungan (Amdal atau UKL/UPL atau Surat Petunjuk Pengelolaan Lingkungan).
  • Izin Gangguan (HO) dari warga bersebelahan dengan lokasi, diketahui lurah setempat.
  • Rekomendasi kajian lalulintas dari Dinas Perhubungan,
  • Rekomendasi ketinggian bangunan dari Dinas Perhubungan, (jika diperlukan);
  • Rekomendasi uji daya dukung tanah (soil test) dari institusi yang kompeten (jika diperlukan);
  • Jaminan konstruksi dari konstruktor, (jika diperlukan);
  • Rekomendasi Uji Kekuatan Tekan Beton (hammer test) dari institusi yang kompeten (jika diperlukan);

     
  • Bangunan khusus Antena/ Menara :
  • Harus memiliki persetujuan warga sekitar (HO) dengan radius sesuai ketinggian ditambah 10%;
  • Surat Keterangan kesiapan penggunaan Menara/Antena bersama dari pemohon.

1 komentar:

  1. bangunan yg didirikan di areal kebun thn 1997 kemudian di lanjutkan 2011 dan 2012 tidak ada imb/ bgmn mengurusnya dan apa saja persaratannya
    bangunan tersebut terletak di kel buha mapanget

    BalasHapus